Angin dan 3 Tukang Sapu

18 komentar

hai,aku adalah angin.aku tinggal di istana.

aku paling suka melihat dedaunan yang berterbangan,tetapi raja marah.

lihatlah ia sedang marah,pengawal,panggil tukang sapu istanaku sangat kotor sebentar lagi para tamu akan datang teriaknya.

walaupun raja amat kaya,tetapi raja amat kikir.

tukang sapu sekarang bernama dodo .

ia gendut , dan juga pendek.

kerjanya cepat.

ia menumpukan dedaunan itu.

tentu aku yang lebih cerdik meniup dedaunan itu.hu.....hu......hu....

dodo menangis kesal.

kini dodo diganti amin.

ia bertubuh kurus ,dan tinggi kerjanya tidak secepat dodo.

amin iebih cedik dari dodo.

amin membawa pengkik dan membawa pengkik itu ke sutu tempat.

tentu aku yang lebih cerdik meniup dedaunan itu

hu...hu...hu...amin menangis kesal.

kali ini penganti amin budi.

ia tidak kurus dan gendut,tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu pendek.

budi lebihcerdik dibanding amin.

budi menggunakan bambu berujung runcing.

aku mencoba meniupnya,hasilnya budi tetap santai.

hu... hu...hu...biasanya budi yang menangis,tapi sekarang aku yang menangis.

besok atau lusa aku pinda saja,ahhhhhh.

karya:

petriksia agista.


Baca Juga Yang Ini :

Comments

18 comments to "Angin dan 3 Tukang Sapu"

Belajar Affiliate said...
October 7, 2009 9:28 PM

Cerita sederhana yang sarat makna, Mari mengembalikan Mengembalikan Jati Diri Bangsa

blog sedekah said...
October 8, 2009 10:32 AM

rupanya angin bs frustasi jg ya juragan,,,

TOPNews said...
October 8, 2009 1:17 PM

tp aku tetep pingin jd angin....bs ngintip org mandi trs

Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pendeglang said...
October 10, 2009 11:31 AM

Berkunjung ulang, mohon dukungannya di Kenali dan Kunjungi Objek Wisata di Pandegalang... Salam kenal Habib Yunus.

Jasa SEO said...
October 12, 2009 8:57 PM

wah, angin bisa ngeblog juga ya, huehuehue...

pen camera said...
October 16, 2009 12:42 AM

bagus juga ceritanya...

Rudi said...
October 16, 2009 3:00 PM

good cerita nya

buyung said...
October 17, 2009 7:25 AM

wah,bagus sekali nih artikelnya jangan lupa kunjungan dan komentar baliknya ya di www.direktori-iklan.com dan www.referensi-iklan.com,Salam sukses selalu !!!!

chauno money said...
October 19, 2009 8:49 PM

cerita yang mudah dicerna dan memiliki makna yang dalam banget
thanks..

kelik said...
October 22, 2009 3:15 PM

Menyampaikan sesuatu lewat cerita... good-good-good

ILHAM said...
October 23, 2009 4:27 PM

wah, hhebat juga si angin itu ya....
and good cerita dlm artikel dan bermanfaat bangetz........
thanks,.....

kerja keras adalah energi kita said...
October 25, 2009 8:11 PM

salam kenal aj dulu y bos

Mengembalikan Jati Diri Bangsa said...
October 26, 2009 1:57 PM

Halo rekan Blogger, saya Mukti Effendi ingin mendapat dukungan anda dalam kontes seo Mengembalikan Jati Diri Bangsa dengan cara melakukan Tukar Link.
Berikut Link saya :
Anchor text : Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Link url : http://bisnis-muktiplaza.blogspot.com/2009/10/mengembalikan-jati-diri-bangsa.html

Link anda sudah saya masukkan di side bar blog saya. Segera link balik ya.

Mukti Effendi

rams said...
October 27, 2009 10:11 AM

ada yang suka niup, ada yang suka nangis. gimana kalo gantian, sekali-kali niup dan lain kali nangis. biar rata gitu

mobil bekas jakarta said...
October 29, 2009 11:29 AM

Nice blog from east java,,,,, kalo boleh tau Pasuruan mana nih? Kota? Warung dowo? Ngopak?

romie said...
December 2, 2009 10:22 AM

cerita yg sangat menarik, dan kaya akan makna :)

salam,

romie
www.engineeringtown.com

RaRa Wulan said...
December 7, 2009 4:50 PM

ceritanya lucu kasian tuh si angin trakhi2nya dia yang nangis hehehehe :D

Hidup Untuk Berbagi said...
December 7, 2009 11:29 PM

Cerita sederhana yang mempunyai hikmah bagus, Mari Hidup Untuk Berbagi

Post a Comment

 

Copyright 2008 All Rights Reserved